PROPOSAL USAHA KUE KERING CHOCO CORNFLAKES

  

PROPOSAL USAHA

KUE KERING CHOCO CORNFLAKES

 



 Nama: Rizki Astriana Dewi

NPM: 36418283

Kelas: 4ID11




BAB I

PENDAHULUAN

 1.1      Latar Belakang

Pada saat ini tantangan dan hambatan yang dihadapi dalam dunia usaha semakin besar. Salah satunya kegiatan yang pesat perkembangannya adalah kegiatan jual-beli (dagang) khususnya dalam bidang usaha makanan. Persaingan terjadi semakin ketat hal ini ditandai dengan banyaknya usaha dagang yang menerapkan berbagai strategi untuk mempertahankan kelangsungan usahanya. Salah satu bentuk usaha dagang yang masih bertahan di tengah persaingan usaha dagang yakni usaha dalam penjualan makanan khususnya kue kering.

Selama ini masih banyak orang yang berpikiran bahwa kue kering adalah salah satu jenis sajian yang hanya ada pada saat hari raya dan acara-acara khusus lainnya. Oleh sebab itu tidak mengherankan jika melihat sebagian kalangan masyarakat menganggap bahwa usaha kue kering itu sebagai usaha yang musiman. Karena sifatnya musiman maka usaha kue kering tidak dapat dijadikan sebagai sumber mata pencaharian yang bisa diandalkan setiap tahunnya. Bukan rahasia lagi, jika bisnis kue memang paling mendulang di saat hari raya besar. Tetapi jika kita tidak dapat mencermati dan memanfaatkan setiap peluang usaha yang ada, sekecil apapun usaha itu maka usaha kue kering dapat dijalankan setiap hari. Dengan adanya kreativitas dari kita maka usaha yang akan kita kembangkan tidak akan sia-sia dan akan terus maju mengikuti perkembangan zaman.


             1.2           Tujuan Kewirausahaan

Kewirausahaan adalah sebuah perilaku, sikap, dan kemampuan untuk mengatur atau memanajemen sebuah usaha dan memiliki daya cipta guna memberikan pelayanan kepada konsumen, serta mendapatkan keuntungan dari aktivitas berniaga. Secara umum, tujuan kewirausahaan yang perlu dipahami diantaranya yaitu: menjalankan usaha secara mandiri, mencapai kesuksesan finansial atau hidup sejahtera, sampai mendorong untuk melakukan perubahan sosial atau menginisiasi kewirausahaan sosial.

Sementara itu, mengutip dari buku Kewirausahaan yang terbit pada tahun 2019 katya dari Dede Nasrullah, dkk. Kewirausahaan memiliki sejumlah tujuan yang perlu diketahui, yaitu sebagai berikut:

1.       Meningkatkan jumlah wirausaha yang berkualitas.

2.       Membudayakan semangat, sikap, perilaku, dan kemampuan berwirausaha di kalangan masyarakat.

3.  Menumbuhkembangkan kesadaran dan orientasi kewirausahaan yang tangguh dan kuat di masyarakat.

4.       Meningkatkan kemampuan para pelaku wirausaha untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan.

 

             1.3           Visi dan Misi Kewirausahaan

Visi merupakan gambaran mengenai tujuan, masa depan, cita-cita, ataupun suatu hal yang ingin dilakukan. Visi dapat memberikan aspirasi dan motivasi disamping memberikan panduan atau rambu-rambu dalam menyusun strategi perusahaan. Sedangkan misi merupakan suatu langkah, bentuk atau cara untuk mewujudkan visi. Misi merupakan pernyataan mengenai hal-hal yang harus dicapai organisasi bagi pihak yang berkepentingan di masa datang.

a.       Visi

Menciptakan usaha kue kering Choco Cornflakes terbaik dan membentuk jiwa kemandirian.

b.       Misi

  • Memberikan kemudahan dalam melayani kebutuhan kue kering.
  • Membangun semangat entrepreneur / berwirausaha.
  • Membangun kemandirian mahasiswa dalam menghadapi tantangan global.
  • Terbentuknya usaha kue kering terbaik yang mengedepankan pelayanan, kenikmatan dan keberkahan.


            1.4            Gambaran Usaha

Produk yang ditawarkan kepada konsumen yaitu Choco CornflakesCornflakes atau sereal jagung berbentuk keripik biasanya disajikan dengan susu cair sebagai menu sarapan kesukaan anak-anak. Namun seiring berjalannya waktu, cornflakes tak hanya disajikan dengan susu cair, namun dapat diolah menjadi kue atau camilan lezat, yakni Choco Cornflakes. Penjualan produk Choco Cornflakes menggunakan mobile shop dan mendirikan stand yang mana dapat dijangkau oleh pelanggan yang menggunakan online shop maupun membeli langsung ke tempat.



BAB II

PEMBAHASAN

 

            2.1        Choco Cornflakes

Choco Cornflakes merupakan kue kering yang terbuat dari Cornflakes atau sereal jagung berbentuk keripik. Cornflakes biasanya disajikan dengan susu cair sebagai menu sarapan kesukaan anak-anak. Kue kekinian ini bisa dijadikan camilan ataupun sajian di hari-hari besar seperti Idul Fitri ataupun Natal. Cara pembuatannya pun sangat mudah dan tanpa menggunakan oven. Choco Cornflakes disediakan dengan kemasan toples bening berbentuk tabung sebesar 600ml.


Gambar 2.1 Choco Cornflakes

 

            2.2       Segmentasi Pasar

Segmentasi pasar adalah kegiatan membagi suatu pasar menjadi kelompok-kelompok pembeli yang berbeda yang memiliki kebutuhan, karakteristik, atau perilaku yang berbeda yang mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran yang berbeda. Choco Cornflakes mengelompokkan segmentasi pasar konsumen, Segmentasi demografis merupakan segmentasi yang berdasarkan pada usia, jenis kelamin dan pekerjaan. Choco Cornflakes memilih segmentasi usia 12 tahun ke atas. Dengan pekerjaan sebagai pelajar, mahasiswa, pekerja ataupun ibu rumah tangga. Segmentasi ekonomi merupakan segmentasi berdasarkan pada tingkatan perekonomian seseorang. Choco Cornflakes memilih segmentasi pasar ekonomi menengah ke atas.

 

                     2.3       Strategi Pemasaran Terhadap Pesaing

Strategi pemasaran adalah sebuah pola pikir yang digunakan untuk mengembangkan suatu bisnis atau perusahaan. Secara umum, terdapat beberapa fungsi strategi pemasaran, diantaranya yaitu meningkatkan inovasi pengembangan bisnis, membuat kondisi tim lebih efektif, merumuskan tujuan perusahaan, mengawasi kegiatan pemasaran, dan meningkatkan penjualan. Berikut merupakan strategi pemasaran terhadap pesaing.

1.       Produk

Produk adalah apapun yang bisa ditawarkan ke sebuah pasar dan bisa memuaskan sebuah keinginan atau kebutuhan. Produk yang kami jual yaitu Choco CornflakesChoco Cornflakes yang kami jual menggunakan bahan-bahan yang berkualitas dan dikemas menggunakan kemasan toples bening berbentuk tabung.

2.       Place (Tempat)

Salah satu faktor penentu produk kamu berikutnya adalah pemilihan tempat atau lokasi, kamu dapat memilih lokasi yang strategis. Lokasi yang strategis maksudnya ramai dikunjungi orang atau biasanya tempat tersebut ramai dilalui orang. Tujuannya agar calon pelanggan merasa tertarik untuk mengunjungi usaha kamu, ditambah lokasinya yang mudah ditemukan. Penjualan produk Choco Cornflakes menggunakan stand dan mobile shop sehingga dapat dijangkau oleh pelanggan yang menggunakan online shop maupun membeli langsung ke tempat.

3.       Price (Harga)

Harga adalah nilai yang harus diberikan oleh pembeli untuk memiliki produk dari suatu perusahaan, dan komponen ini berpengaruh terhadap penjualan produk. Harga yang ditawarkan untuk 1 toples Choco Cornflakes sebesar 600ml yaitu Rp30.000,00-.

4.       Promotion (Promosi)

Promosi adalah upaya untuk memberitahukan atau menawarkan produk atau jasa dengan tujuan menarik calon konsumen untuk membeli atau mengonsumsinya. Dengan adanya promosi, produsen atau distributor mengharapkan kenaikannya angka penjualan. 


            2.4        Analisis Strategi

Strategic analysis atau analisis strategi adalah analisis lingkungan bisnis (internal dan eksternal) dengan penekanan pada implikasi lingkungan terhadap strategi perusahaan. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah dengan mengidentifikasi kekuatan (strength), kelemahan (weakness), peluang (opportunity), dan ancaman (threats) yang dapat terjadi dalam usaha pengolahan Choco Cornflakes.

1.       Strength (Kekuatan)

Kekuatan adalah sumber daya, keterampilan, atau keungulan-keungulan lain yang berhubungan dengan para pesaing perusahaan dan kebutuhan pasar yang dapat dilayani oleh perusahaan yang diharapkan dapat dilayani. Choco Cornflakes memiliki kualitas yang baik karena dibuat dengan bahan-bahan berkualitas tinggi dan cara-cara yang higienis. Ukuran Choco Cornflakes memiliki ukuran yang unik yaitu 600ml. Desain kemasan Choco Cornflakes menggunakan toples bening berbentuk tabung.

2.       Weakness (Kelemahan)

Kelemahan adalah keterbatasan atau kekurangan dalam sumber daya, keterampilan, dan kapabilitas yang secara efektif menghambat kinerja perusahaan. Kelemahan Choco Cornflakes yaitu tidak tahan lama, kurang lebih 2 bulan saja sudah sedikit rusak atau menjamur karena tidak menggunakan bahan pengawet. Choco Cornflakes kami juga mudah ditiru dan dapat dijumpai di berbagai pasar manapun, karena banyak juga yang membuat usaha kue kering. Jika harga bahan-bahan naik, otomatis juga harga kue kering ini juga ikut naik.

3.       Opportunities (Peluang)

Peluang adalah situasi penting yang menguntungkan dalam lingkungan perusahaan. Peluang Choco Cornflakes yaitu menerima pesanan kue kering untuk acara-acara tertentu misal arisan, acara keluarga, dll. Kebiasaan orang-orang untuk mengkonsumsi kue kering maka kita tidak membuat pada hari raya idul fitri saja, tetapi juga membuat pada hari-hari biasa.

4.       Threats (Ancaman) 

     Ancaman adalah situasi penting yang tidak menguntungkan dalam lingkungan perusahaan. Ancaman merupakan pengganggu utama bagi posisi sekarang atau yang diinginkan perusahaan. Ancaman kami adalah banyaknya yang menjual produk kue kering seperti ini dengan harga yang sangat murah, supaya barangnya cepat laku. Kejenuhan konsumen terhadap produk kami karena kurang bervariasi lagi, maka dari itu produk kue kering kami butuh variasi yang lebih baik lagi agar konsumen tertarik dengan produk kami.




BAB III

MANAJEMEN PRODUKSI

 

            3.1       Aspek Teknis

Aspek teknis merupakan suatu aspek yang berkenaan dengan proses pembangunan proyek secara teknik, seperti lokasi, tinggi bangunan, luas bangunan, fasilitas umum, dan tata ruang. Penentuan lokasi usaha tergantung dari jenis usaha yang akan dijalankan, untuk usaha kue kering ini penjualan akan dilakukan dengan menyetor produk ke toko-toko kue kering di daerah Kota Tangerang.

 

            3.2       Kebutuhan Bahan Baku

Kebutuhan bahan baku adalah perencanaan kuantitas bahan baku yang dibutuhkan untuk keperluan produksi pada periode mendatang. Bahan baku tersebut akan dimasukkan anggaran setiap bahan baku yang digunakan. Sebagai dasar untuk menyusun anggaran biaya bahan mentah besarnya biaya bahan mentah ditentukan oleh berapa banyak satuan bahan mentah tersebut dibutuhkan untuk proses produksi sebagai data dan informasi untuk menyusun anggaran kebutuhan bahan mentah. Manfaat anggaran kebutuhan bahan baku mempunyai 3 kegunaan pokok yaitu sebagai pedoman kerja, sebagai alat untuk menciptakan koordinasi kerja, dan sebagai alat untuk melakukan pengawasan kerja. Berikut merupakan bahan baku yang diperlukan untuk pembuatan Choco Cornflakess.

Tabel 3.1 Bahan Baku Choco Cornflakes

No

Nama Barang

Satuan

Harga

1

Cornflake

1Kg

Rp                    95.000

2

Coklat batang

1Kg

Rp                    25.000

3

Paper Cup

100 pcs

Rp                      3.500

4

Springkle (hiasan kue)

40 g

Rp                      5.000

5

Toples 600 ml

1 buah

Rp                      3.000

6

Stiker (2cm x 2cm)

1 pcs

Rp                           99

Berikut merupakan bahan baku yang diperlukan dalam pembuatan Choco Cornflakes untuk 1 toples sebesar 600ml yang berisi 15 buah kue kering.

Tabel 3.2 Bahan Baku Choco Cornflakes untuk 1 toples sebesar 600m

No

Nama Barang

Jumlah

Harga

1

Cornflake

100 g

Rp                      9.500

2

Coklat batang

250 g

Rp                      6.250

3

Paper Cup

15 pcs

Rp                         525

4

Springkle (hiasan kue)

4 g

Rp                         500

5

Toples 600 ml

1 buah

Rp                      3.000

6

Stiker (2cm x 2cm)

1 pcs

Rp                           99

Harga Total

Rp                    19.874

 

Tabel 3.3 Produksi dan Biaya Bahan Baku

 

Bahan Baku

Biaya

Tiap hari

30 toples

 

Tiap Bulan

900 toples

 

Biaya bahan baku per satuan produk

 

Rp                        19.874

Biaya bahan baku per bulan (900 toples)

 

Rp                 17.886.600

 

            3.3       Proses Produksi Choco Cornflakes

Proses produksi merupakan suatu cara, metode ataupun teknik yang mengubah suatu bahan atau komponen (input) menjadi suatu produk dengan nilai yang lebih tinggi dan memiliki manfaat bagi konsumen. Berikut merupakan proses produksi.


Gambar 3.1 Proses Produksi Choco Cornflakes


            3.4       Pemesanan Online Choco Cornflakes

Pemesanan adalah suatu aktivitas yang dilakukan oleh konsumen sebelum membeli. Agar dapat memberikan kepuasan kepada konsumen maka dari itu, tentunya perusahaan harus mempunyai sistem pemesanan yang baik. Pemesanan juga merupakan proses, pembuatan, cara pemesanan kepada orang lain. Langkah-langkah pemesanan yakni melakukan kontak secara langsung dengan penjual dan konsumen akan memesan barang yang ingin dibeli. Setelah barang yang dipesan ada maka barulah konsumen melakukan pembayaran. Pemesanan yang dilakukan saat ini bukan hanya telah menerima barang, akan tetapi konsumen bisa saja masih memesannya. Pemesanan ini dapat dilakukan dengan berbagai cara, baik dengan lisan ataupun dengan dunia maya. Pemesanan Choco Cornflakes secara online dapat dilakukan dengan layanan gojek, grab dan juga shopee.

 

            3.5       Pembayaran Choco Cornflakes

Pembayaran adalah kewajiban yang harus dibayar sesuai dengan harga atau nilai dari suatu kesepakatan. Fungsi tersebut untuk mengetahui atau mencatat menu tamu yang dipesan. Pembayaran yang dapat dilakukan saat membeli Choco Cornflakes yaitu dapat melalui aplikasi Dana, Ovo, Gopay, transfer bank Mandiri dan secara langsung (cash).

 

            3.6       Aspek Ekonomi

Aspek Ekonomi adalah aspek geografi sosial yang berkaitan dengan hal-hal ekonomis. Aspek Ekonomi itu sendiri membahas tentang bagaimana perusahaan berkembang yang tentunya impactnya positif terhadap pendapatan yang diperoleh. Bukan hanya itu sumber daya manusia (SDM) juga harus sesuai dengan keadaan tempat kita memulai sebuah usaha karena peningkatan ekonomi berpengaruh terhadap hal tersebut. Dengan adanya usaha ini tentu akan dapat membuka peluang kerja untuk masyarakat sehingga mengurangi tingkat pengangguran selain itu juga akan menambah tingkat pendapatan masyarakat.





BAB IV

RENCANA ANGGARAN

 

            4.1       Modal

Modal adalah sejumlah dana yang digunakan untuk menjalankan kegiatan usaha, pada perusahaan umumnya diperoleh dengan cara menerbitkan saham (capital). Umumnya, setiap orang yang akan memulai sebuah usaha memerlukan modal untuk kelancaran usahanya. Tanpa modal, sebuah unit bisnis mungkin tidak dapat berjalan dan berkembang. Karena itu, modal adalah hal yang sangat penting untuk keperluan suatu bisnis baik itu dalam skala kecil, menengah maupun besar. Berikut merupakan modal yang dibutuhkan untuk membuat usaha Choco Cornflakes.

Tabel 4.1 Modal Membuat Usaha Choco Cornflakes

Kebutuhan

Biaya

Kompor

Rp                                   300.000

Gas Elpiji

Rp                                     22.000

Peralatan Dapur

Rp                                     60.000

Kulkas

Rp                                1.500.000

Banner

Rp                                     25.000

Total

Rp                                1.907.000

 

            4.2       Proyeksi Laba

Proyeksi keuangan adalah sebuah perencanaan keuangan atau anggaran untuk usaha yang akan ataupun sedang di jalani, agar supaya dapat memperkirakan jumlah biaya yang mungkin timbul dan proyeksi pendapatan yang akan dihasilkan untuk periode tertentu. Berikut merupakan proyeksi laba dari usaha Choco Cornflakes.

Tabel 4.2 Modal Membuat Usaha Choco Cornflakes

No

Item

Volume

Jumlah

Total

1

Penjualan per bulan

900

Rp              30.000

Rp       27.000.000

2

Biaya produksi

900 x Rp 19.874

Rp       17.886.600

 

 

Biaya tenaga kerja

2 orang x Rp 1.200.000

Rp         2.400.000

 

 

Total biaya

 

Rp       20.286.600

 

3

Keuntungan

 

 

Rp         6.713.400





BAB V

PENUTUP

 

            5.1       Kesimpulan

Kesimpulan dengan berjalannya proses pembuatan kue ini dan sampai menghasilkan kue kering yang dapat di jual dan melakukan transaksi terhadap penjual dan pembeli. Hal ini tentu saja telah membuktikan bahwa berbisnis dapat kita lakukan atau kita produksi di mana saja dan dengan berbisnis seperti ini kita juga dapat membuka peluang usah bagi masyarakat untuk berwirausaha. Kritik dan saran dalam penyusunan proposal ini kami harapkan dari para pembaca. Penyusun banyak mengalami kendala, maka kami sangat mengharapkan adanya kritik dan saran demi memajukan perusahaan kue kering kami ini.

 

            5.2       Saran

Saran adalah sebuah usulan, anjuran, atau pendapat yang dikemukakan untuk dipertimbangkan dalam menyelesaikan masalah. Agar pelaksanaan suatu usaha dapat berjalan lancar, maka kami mempunyai beberapa saran, yaitu:

1.       Percaya dan yakin bahwa usaha bisa di laksanakan.

2.       Pandai berkomunikasi.

3.       Mempunyai etos kerja yang tinggi.

4.       Mau mendengarkan kritik dan saran dari orang lain.

5.       Tidak mudah putus asa. 

6.    Mampu menghasilkan produk yang berkualitas.

7.       Mengutamakan kepuasan pelanggan.

8.       Disiplin, bertanggung jawab, kreatif dan inovatif.





Komentar